Learning by Experience

Learning by Experience atau learning by doing. Learning by doing adalah metode belajar yang mengutamakan praktik daripada teori. Cara ini bisa diterapkan oleh siapa saja dalam banyak profesi di dunia kerja.

Metode ini cukup menarik karena bentuk kegiatannya berupa permainan. Proses belajar tak hanya terbatas pada menghapal teori, lalu mempraktikannya. Belajar dan meningkatkan skill juga bisa dilakukan dengan cara learning by doing. Kita tahu bahwa proses pembelajaran dalam dunia pendidikan memiliki metode dan pendekatan yang bermacam-macam. Tidak jauh berbeda dengan kegiatan outbound,dari posting awal sudah di jelaskan bahwa outbound merupakan salah satu metode pembelajaran. Metode pembelajarannya dengan menggunakan pendekatan. Dalam dunia kerja, cara ini dinilai cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan dasar karyawan, seperti kepemimpinan, kerja sama, dan membuat keputusan.

Berikut adalah contoh yang dapat di perhatikan: Coba perhatikan kemampuan seseorang dalam memahami sebuah pelajaran dengan berbagai cara seperti yang pernah di jelaskan oleh Rose and Niehall MG, Accelerated Learning berikut ini.
Mem – baca, maka akan mengerti 20 %
Men – dengar, maka akan mengerti 30 %
Me – lihat, akan mengerti 40 %
Meng – kata – kan, akan mengerti 50 %
Me – laku – kan, akan mengerti 60%
Apabila mem – baca + dengar + lihat + kata + laku, maka akan paham dan mengerti sampai 90 %
Dari penjelasan di atas maka jelas sekali bahwa dengan metode learning by experience, kemampuan seseorang dalam menerima pelajaran jauh lebih baik.
Ada empat tahapan proses pembelajaran dengan pendekatan learning by experience, yaitu :

  1. Permainan
  2. Pembahasan
  3. Perenungan
  4. Penerapan / tindak lanjut

Metode lain yang relevan dan cocok dengan outbound adalah Quantum Teaching dan Accelerated Learning. Metode ini mengutamakan pada proses pembelajaran yang cepat dengan mengutamakan pada proses, yaitu :

  1. Melibatkan 3 komponen sekaligus dalam diri manusia yaitu, fisik (raga/psikomotorik), pikiran (rasio/kognitif), dan emosi (rasa/afektif).
  2. Belajar adalah suatu proses kreatif
  3. Emosi dan pikiran harus memiliki energi positif
  4. Umpan balik

Dari penjelasan di atas sudah dapat disimpulkan bahwa keterkaitan outbound dengan dunia pendidikan masih erat hubunganya, karena outbound merupakan salah satu metode belajar.

Keywords: outbound training jakarta, team building jakarta, character building jakarta, outbound training perusahaan, team building perusahaan, character building perusahaan, gathering perusahaan, team bonding perusahaan, outing jakarta, outing perusahaan, leadership perusahaan, outbound jakarta, outbound perusahaan, rumah persiapan pensiun, stress management perusahaan, bimbingan mental, pelatihan dan pengembangan, teori Kepuasan (content theories), definisi pelatihan

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *