Struktur Organisasi

Struktur Organisasi

      Sobat pembaca, struktur organisasi dapat didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal dengan mana organisasi dikelola. Kerangka dan susunan perwujudan pola tetap hubungan-hubungan diantara fungsi-fungsi, bagian-bagian atau posisi-posisi, manapun orang-orang yang menunjukan kedudukan, tugas wewenang dan tanggung jawab yang berbeda-beda. Mengandung unsur-unsur spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan besaran (ukuran) satuan kerja.
      Adapun faktor-faktor utama yang menentukan perancangan menurut Alfred D. Chandler, Jr (1984:169) adalah sebagai berikut:
  1. Strategi organisasi untuk mencapai tujuannya.chandler telah menjelaskan hubungan strategi dan struktur organisasi dalam studinya pada perusahaan-perusahaan industri di Amerika. Dia pada dasarnya menyimpulkan bahwa “struktur mengikuti strategi”. Strategi akan menjelaskan bagaimana aliran wewenang dan saluran komunikasi dapat disusun di antara para manager dan bawahan. Aliran kerja sangat dipengaruhi strategi, sehingga bila strategi berubah maka struktur berubah.
  2. Teknologi yang digunakan. Perbedaan teknologi yang diguanakan untuk memproduksi barang-barang atau jasa akan membedakan bentuk struktur organisasi. Sebagai contoh, perusahaan mobil yang mempergunakan teknologi industri massal akan memerlukan standarisasi dan spesialisasi yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan industri pakaian jadi yang mengutamakan perubahan mode.
  3. Anggota (karyawan) dan orang-orang yang terlibat dalam organisasi. Kemampuan dan cara berpikir para anggota, serta kebutuhan mereka untuk bekerjasama harus diperhatikan dalam merancang struktur organisasi. Kebutuhan manager dalam pembuatan keputusan juga akan mempengaruhi saluran komunikasi organisasi, wewenang dan hubungan di antara satuan- satuan kerja pada rancangan. Disamping itu, orang-orang di luar organisasi, seperti pelangan, supplier, dan sebagainya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan.
  4. Besarnya organisasi secara keseluruhan maupun satuan-satuan kerjanya akan sangat mempengaruhi struktur pula. 

Semakin besar ukuran organisasi, akan semakin kompleks dan harus dipilih bentuk struktur yang tepat. Sementara unsur-unsur menurut pendapat Henry Mintzberg (1984:171) terdiri dari :

  1. Spesialisasi kegiatan berkenaan dengan spesifikasi tugas-tugas individual dan kelompok kerja dalam organisasi (pembagian kerja) dan penyatuan tugas-tugas tersebut menjadi satuan-satuan kerja (departementalisasi).
  2. Standardisasi kegiatan, merupakan prosedur-prosedur yang digunakan organisasi untuk menjamin terlaksannya kegiatan seperti yang direncanakan.
  3. Koordinasi kegiatan, menunjukan prosedur-prosedur yang mengintegrasikan fungsi-fungsi satuan-satuan kerja dalam organisasi.
  4. Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan, yang menunjakan lokasi (letak) kekuasaan pembuatan keputusan. Ukuran satuan kerja menunjukan jumlah karyawan dalam satu kelompok kerja.
Keywords: outbound training jakarta, team building jakarta, character building jakarta, outbound training perusahaan, team building perusahaan, character building perusahaan, gathering perusahaan, team bonding perusahaan, outing jakarta, outing perusahaan, leadership perusahaan, outbound jakarta, outbound perusahaan, rumah persiapan pensiun, stress management perusahaan, bimbingan mental, pelatihan dan pengembangan

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *